Senin, 27 September 2010

Pengertian Relasi ,Fungsi, dan Jenis Fungsi

Galileo Galilei (1564-1642) merupakan salah satu astronom terkenal dari Italia yang dikenal luas dengan penemuannya tentang hubungan yang sangat teratur antara tinggi suatu benda yang dijatuhkan dengan waktu tempuhnya menuju tanah.Konsep “fungsi” terdapat hampir dalam setiap cabang matematika, sehingga merupakan suatu yang sangat penting artinya dan banyak sekali kegunaannya. Akan tetapi pengertian dalam matematika agak berbeda dengan pengertian dalam kehidupan sehari-hari.Dalam pengertian sehari-hari, “fungsi” adalah guna atau manfaat. Kata fungsi dalam matematika sebagaimana diperkenalkan oleh Leibniz (1646-1716) terlihat di atas digunakan untuk menyatakan suatu hubungan atau kaitan yang khas antara dua himpunan.Mengingat konsep fungsi menyangkut hubungan atau kaitan dari dua himpunan, maka disini kita awali dulu pembicaraan kita mengenai fungsi dengan hubungan atau relasi antara dua himpunan.A.Pengertian RelasiSuatu relasi (biner) F dari himpunan A ke himpunan B adalah suatu perkawanan elemen-elemen di A dengan elemen-elemen di B.B.Pengertian RelasiSuatu relasi (biner) F dari himpunan A ke himpunan B adalah suatu perkawanan elemen-elemen di A dengan elemen-elemen di B. didefinisikan sebagai berikut :Definisi: Suatu fungsi f dari himpunan A ke himpunan B adalah suatu relasi yang memasangkan setiap elemen dari A secara tunggal, dengan elemen pada B.C.Sifat FungsiDengan memperhatikan bagaimana elemen-elemen pada masing-masing himpunan A dan B yang direlasikan dalam suatu fungsi, maka kita mengenal tiga sifat fungsi yakni sebagai berikut :1. Injektif (Satu-satu)Misalkan fungsi f menyatakan A ke B maka fungsi f disebut suatu fungsi satu-satu(injektif), apabila setiap dua elemen yang berlainan di A akan dipetakan pada dua elemen yang berbeda di B. Selanjutnya secara singkat dapat dikatakan bahwa f:A→B adalah fungsi injektif apabila a ≠ a’ berakibat f(a) ≠ f(a’) atau ekuivalen, jika f(a) = f(a’)maka akibatnya a = a’.2. Surjektif (Onto)Misalkan f adalah suatu fungsi yang memetakan A ke B maka daerah hasil f(A) dari fungsi f adalah himpunan bagian dari B. Apabila f(A) = B, yang berarti setiap elemen di B pasti merupakan peta dari sekurang-kurangnya satu elemen di A maka kita katakan f adalah suatu fungsi surjektif atau “f memetakan A Onto B”.3.Bijektif (Korespondensi Satu-satu)Suatu pemetaan f: A→B sedemikian rupa sehingga f merupakan fungsi yang injektif dan surjektif sekaligus, maka dikatakan “f adalah fungsi yang bijektif” atau “ A dan B berada dalam korespondensi satu-satu”D.Jenis – jenis FungsiJika suatu fungsi f mempunyai daerah asal dan daerah kawan yang sama, misalnya D, maka sering dikatakan fungsi f pada D. Jika daerah asal dari fungsi tidak dinyatakan maka yang dimaksud adalah himpunan semua bilangan real (R). Untuk fungsi-fungsi pada R kita kenal beberapa fungsi antara lain sebagai berikut.a. Fungsi Konstanb. Fungsi Identitasc. Fungsi Lineard. Fungsi Kuadrate. Fungsi Rasionalartikel diatas hanya pengertian singkat dari relasi, fungsi dan jenis fungsi,untuk artikel lengkapnya tentang artikel diatas silakan download artikel ini dalam format PDF dibawah ini…
download .... Sumber..http://ilmutambah.wordpress.com/2009/08/31/pengertian-relasi-fungsi-sifat-dan-jenis-fungsi/

Jumat, 11 Juni 2010

Senin, 09 November 2009

Kenali Gaya Belajar Anak

"Orangtua dan guru harus kenal gaya belajar anak secara tepat agar anak tak frustasi karena dinilai
Tulisan Ozu rapih dan enak dibaca. Di dalam buku catatan sekolahnya banyak sekali simbol atau gambar daripada kata-kata. Kalau mencari buku bacaan, Ozu akan membolak-batik gambarnya atau penggambaran suasana cerita. Jika membaca atau mendengar kata bunga, dia mencatatnya dengan gambar bunga, atau kata "meningkat" akan ditulisnya berupa tanda panah ke atas. Di kelas dia lebih suka kalau guru menerangkan sesuatu dengan gambar. Bagi Ozu segala sesuatu yang ia dengar, harus ditulis kembali dalam satu daftar. Tak jarang dia membuat titian keledai dengan nama yang mudah diingat untuk mengingat pelajaran.Sedangkan, buku tulis Gladys lebih banyak halaman kosong dan tulisannya tak cukup rapih. Gladys selalu bilang sudah memahami pelajaran dengan baik, jadi tidak perlu ada catatan. Di dalam kelas Gladys selalu aktif bertanya, ia juga dianggap cermat mendengarkan pelajaran. Di rumah Gladys lebih asyik bermain PS dan selalu membaca ulang komik-komik yang dibeli, sampai hafal dialognya la selalu ingat kata-kata yang didengar?nya. Jangan coba-coba berjanji dengan Gladys, pasti akan dikejarnya.Lain lagi dengan Fani yang selalu mempraktikkan perkataan guru di kelas. Dia paling suka melakukan percobaan. Semua tugas praktik dalam buku pelajaran dengan antusias dikerjakannya sendiri. Fani semangat bertanya hal apa saja yang ingin diketahuinya untuk bisa dilakukan. Dia paling sering membantu bibi memasak. Ibunya mengaku jarang melihat Fani duduk membaca dan menu?lis terus menerus dengan tertib di dalam kamar.Orangtua harus menyadari bahwa anak memiliki gaya belajar berbeda untuk mengembangkan potensinya. Mari kita bayangkan bahwa potensi anak berada di dalam satu kotak tertutup. Untuk membuka kotak tersebut, diperlukan kunci. Kunci yang dimaksud adalah bagaimana orangtua dapat memahami gaya belajar anak, sehingga tidak perlu merasa cemas kalau melihat anak tampak santai di rumah karena tidak belajar. Tiap individu memiliki kekhasan sejak lahir dan diperkaya melalui pengalaman hidup. Yang pasti semua orang belajar melalui alat inderawi, baik penglihatan, pendengaran, dan kinestetik. Psikolog pendidikan menyakini bahwa setiap orang memiliki kekuatan belajar atau modalitas belajar. Semakin kita mengenal baik modalitas belajar kita maka akan semakin mudah dan lebih percaya diri di dalam menguasai suatu keterampilan dan konsep-konsep dalam hidup. Tiap individu memiliki kekhasan sejak lahir dan diperkaya melalui pengalaman hidup. Yang pasti semua orang belajar melalui alat inderawi, baik penglihatan, pendengaran, dan kinestetik. Psikolog pendidikan menyakini bahwa setiap orang memiliki kekuatan belajar atau modalitas belajar. Semakin kita mengenal baik modalitas belajar kita maka akan semakin mudah dan lebih percaya diri di dalam menguasai suatu keterampilan dan konsep-konsep dalam hidup. Belajar berawal dari rumah! Anak belajar melalui apa yang ia lihat, dengar, dan sentuh. Satu dari tiga saluran inderawi -visual, auditori dan kinestetik- adalah salah satu cara untuk belajar dengan baik. Salah satu faktor yang mempengaruhi cara belajar anak adalah persepsi, yaitu bagaimana dia memperoleh makna dari lingkungan. Persepsi diawali lima indera: mendengar, melihat, mengecap, men?cium,dan merasa.Didunia pendidikan, istilah modalitas mengacu khusus untuk penglihatan, pendengaran, dan kinestetik. Modalitas visual menyangkut penglihatan dan bayangan mental. Modalitas pen?dengaran merujuk pada pendengaran dan pembicaraan. Modalitas kinestetik merujuk gerakan besar dan kecil. Salah satu tanda mengenali gaya bela?jar seseorang melalui kalimat yang ia gunakan. Tipe visual akan bicara misalnya, " Mama, lihat muka Indri dong jika mau bicara sesuatu." Bu Guru bisa melihat apa yang aku maksudkan barusan?" Sedang?kan, tipe auditori mengatakan, "Mama, dengerin, aku mau cerita:'Tipe kineste?tik cenderung berbicara sangat singkat, bahkan tanpa komentar apapun. Tanpa disadari gaya belajar mempenga?ruhi seseorang memilih tempat duduk. Tipe visual lebih memilih duduk di baris depan. Tipe auditori cenderung duduk di tengah-tengah. Tipe kinestetik, lebih memilih duduk di sebelah kanan, dekat pintu. Mereka akan segera melarikan diri jika merasa tidak perlu mendengarkan. Apa yang bisa dibantu orangtua? Dengan memahami gaya belajar anak berarti akan membuat anak lebih bahagia. Karena respons orangtua terhadap kebutuhan dirinya tepat. Bagi anak dengan gaya belajar kinestetik, maka orangtua atau guru diharap pula aktif bersikap fisik.Anak tak mau buang waktu untuk bicara dan cenderung langsung pada apa yang harus dikerjakan. Anak sangat energik dan selalu nomor satu berdiri di depan barisan. Jika mendengarkan musik, dia bergoyang sesuai irama. Jika diajak jalan-jalan, tangannya mencoba menyen?tuh apa saja. Pilih mainan roda dua, tali lompat, bola, cat air, clan dough. Anak juga suka main drama. Penegakkan disiplin tak cukup hanya verbal, karena tak berpengaruh. Perlu digunakan cara time out. Anak tipe auditori terlihat gemar bicara. Di kelas sering mengganggu anak lain dengan teriakan dan cerita-ceritanya. Anak ini pencinta musik apa saja. Pilih berbagai macam CD dan alat musik main?an. Beri kesempatan sebanyak mungkin untuk bicara, menyanyi, mendengarkan, dan berteriak. Penegakan disiplin cukup dengan kata-kata. Gunakan dialog dan tatap muka untuk menjelaskan masalah yang perlu menjadi perhatiannya. Anak tipe visual tampak terpaku dalam mengamati sesuatu. Dia penuh rasa ingin tahu terhadap hal baru. Orangtua dapat memberikan kesempatan melalui gambar-gambar. Berbagai perlengkapan seperti papan tulis, krayon, cat air, spidol, gunting clan lem bisa disiapkan untuknyz Termasuk main-an boneka-boneka yang dapat diganti pakaiannya. Disiplin ditegakkan dengan mengacu pada orangtua. Mereka tidak membutuhkanperkataan panjang lebar, tetapi cukup mencontoh perbuatan orangtua. Hadiah cukup dengan senyum lebar, dan ekspresi orangtua terhadap kegiatan mereka.Peraturan bagi orang tua :1. Sadari tipe gaya belajar anak. Tipe kinestetik, visual, auditori atau kombinasi. 2. Sadari tipe gaya belajar diri. Orangtua bisa saja memiliki gaya belajar berbeda dengan anaknya.3. Penuhi anak dengan kesempatan agar dia berhasil dalam modalitas yang dimilikinya.4. Disiplin dan beri hadiah sesuai dengan gaya belajarnya.5. Selalu melihat posisi terbaik yang dimiliki anak untuk dikembangkan. 6. Bantulah anak menggunakan strategi modalitas untuk menguasai berbagai keterampilan clan konsep lainnya.--*
Karakteristik Gaya Belajar
Visual
Gaya, Belajar melalui pengamatan: mengamati peragaan Membaca, Menyukai deskripsi, sehingga seringkali ditengah-tengah membaca berhenti untuk membayangkan apa yang dibacanya.Mengeja, Mengenali huruf melalui rangkaian kata yang tertulis Menulis, Hasil tulisan cenderung baik, terbaca jekas dan rapi. Ingatan, Ingat muka lupa nama, selalu menulis apa saja. Imajinasi, Memiliki imajinasi kuat dengan melihat detil dari gambar yang ada.Distraktibilitas, Lebih mudah terpecah perhatiannya jika ada gambar. Pemecahan, Menulis semua hal yang dipikirkan dalam suatu daftar. Respons terhadap periode kosong aktivitas, Jalan-jalan melihat sesuatu yang dapat dilihat.Respon untuk situasi baru, Melihat sekeliling dengan mengamati struktur. Emosi, Mudah menangis dan marah, tampil ekspresif Komunikasi, Tenang tak banyak bicara panjang, tak sabaran mendengar, lebih banyak mengamati.Penampilan, Rapi, paduan warna senada, dan suka urutan. Respon terhadap seni, Apresiasi terhadap seni apa saja yang dilihatnya secara mendalam dengan detil dan komponen, daripada karya secara keseluruhan.
Auditori
Gaya, belajar melalui instruksi dari orang lainMembaca, Menikmati percakapan dan tidak memperdulikan ilustrasi yang adaMengeja, Menggunakan pendekatan melalui bunyi kataMenulis, Hasil tulisan cenderung tipis, seadanyaIngatan, ingat nama lupa muka,ingatan melaui pengulangan.Imajinasi, Tak mengutamakan detil, lebih berpikir mengandalkan pendengaran.Distraktibilitas, Mudah terpecah perhatiannya dengan suara.Pemecahan, Pemecahan masalah melalui lisan.Respons terhadap periode kosong aktivitas, Ngobrol atau bicara sendiri.Respon untuk situasi baru, Bicara tentang pro dan kontra.Emosi, Berteriak kalau bahagia, mudah meledak tapi cepat reda, emosi tergambar jelas melalui perubahan besarnya nada suara, dan tinggi rendahnya nada.Komunikasi, Senang mendengar dan cenderung repetitif dalam menjelaskan.Penampilan, Tak memperhatikan harmonisasi paduan warna dalam penampilan.Respon terhadap seni, Lebih memilih musik. Kurang tertarik seni visual, namun siap berdiskusi sebagai karya secara keseluruhan,tidak berbicara secara detil dan komponen yang dilihatnya.
Kinestetik
Gaya, Belajar melalui melakukan sesuatu secara langsungMembaca, Lebih memiliki bacaan yang sejak awal sudah menunjukkan adanya aksi.Mengeja, Sulit mengeja sehingga cenderung menulis kata untuk memastikannyaMenulis, Hasil tulisan "nembus" dan ada tekanan kuat pada alat tulis sehingga menjadi sangat jelas terbaca.Ingatan, Lebih ingat apa yang sudah dilakukan, daripada apa yang baru saja dilihat atau dikatakan.Imajinasi, Imajinasi tak terlalu penting, lebih mengutamakan tindakan/kegiatan.Distraktibilitas, Perhatian terpecah melalui pendengaranPemecahan, Pemecahan masalah melalui kegiatan fisik dan aktivitas.Respons terhadap periode kosong aktivitas, Mencari kegiatan fisik bergerak.Respon untuk situasi baru, Mencoba segala sesuatu dengan meraba, merasakan dan memanipulasi.Emosi, Melompat-lompat kalau gembira, memeluk, menepuk, dan gerakan tubuh keseluruhan sebagai luapan emosi.Komunikasi, Menggunakan gerakan kalau bicara, kurang mampu mendengar dengan baik.Penampilan, Rapi, namun cepat berantakan karena aktivitas yang dilakukanRespon terhadap seni, Respons terhadap musik melalui gerakan. Lebih memiliki patung, melukis yang melibatkan aktivitas gerakan.
teks DR Reni Akbor Howodi Psi. Fok. Psikologi U1.
:: Back to Top

Artikel Lainnya :
Manfaat mengoceh untuk bayi
Born to be a Genius but Conditioned to be an Idiot
Hypnosis ? The Art of Subconscious Communication (2)
Becoming a Money Magnet
Emosi : Kunci Rahasia Kebijaksanaan
Bahaya ?Berpikir? Positip
Hypnosis ? The Art of Subconscious Communication (1)
Becoming a Great Teacher
Konsep Diri Positif : Kunci Keberhasilan Hidup
Sekolah Dirancang Untuk Menghasilkan Orang-orang Gagal
:: Other Articles

Home Profile Events Programs Franchise Book & Tools Articles Testimonial FAQ Contact
Copyright © 2005 by Mathemagics. All Rights Reserved.www.mathe-magics.com terms of user Privacy policy.Designed & Maintenance by VISIWEB.

Selasa, 28 Juli 2009

Bimbingan belajar Mat

Bagi siswa yang ingin mengikuti bimbingan belajar Matematika secara intensif, khusus kelas 9 bisa berhadir setiap hari selasa dan kamis pada pukul 15.30 s.d 16.30 di SMP Negeri 2 Kotabaru. Dan bagi siswa yang ingin membentuk kelompok belajar dapat mendatangkan guru matematika untuk beljar bersama di rumah atau ditempat tertentu.

Jumat, 24 April 2009

Siap ulangan Umum Kls 8

1.Suatu segitiga ABC sama sisi dengan panjang sisi 15 cm, keliling segitiga tersebut adalah………….
a. 25 cm c. 45 cm
b. 35 cm d. 55 cm

2. Keliling suatu segitiga sama kaki 36 cm. Jika panjang alasnya 10 cm. Luas segitiga tersebut . adalah………….cm2
a. 360 c. 12
b. 180 d. 60

3.Daerah dalam lingkaran yang dibatasi oleh dua buah jari-jari dan busur dihadapan sudut pusat yang dibentuk oleh dua jari-jari disebut ……….
a. Busur c. lingkaran
b. Juring d. talibusur

4.Jika suatu lingkaran berdiamater 28 cm maka keliling lingkaran tersebut adalah………..
a. 88 cm c. 48 cm
b. 14 cm d. 13 cm
5. Pada segi empat tali busur berlaku…..
a. Jumlah sudut yang berhadapan 3600
b. Jumlah sudut yang berhadapan 1800
c. Sudut keliling dua kali sudut pusat
d. Jumlah sudut yang berhadapan sama besar

6.. Jarak antara pusat dua lingkaran 13 cm dan panjang garis singgung persekutuan luar dua lingkran itu adalah 12 cm. Apabila salah satu jari-jari lingkaran panjangnya 7 cm, panjang jarai-jari yang lainnya adalah…….
a. 6 cm c. 3 cm
b. 5 cm d. 2 cm

7..Dua buah lingkaran masing-masing dengan jari-jari 17 dm dan 25 dm panjang garis singgung persekutuan luarnya 15 cm. Jarak kedua pusat lingkaran tersebut adalah …..
a. 12 dm c. 23 dm
b. 17 dm d. 35 dm

8. Sebuah kubus terdiri dari ……
a. 12 bidang sisi c. 12 rusuk
b. 8 bidang sisi d. 8 diagonal sisi

9. Sebuah kubus dengan panjang sisi 8 cm maka panjang diagonal ruang kubus tersebut adalah….
a. 8√ 2 c. 4√ 2
b. 8√ 3 d 4√ 3

10 .Sebuah balok dengan panjang 1,5 m, lebar 1,2 mdan tinggi 100 cm. volume balok tersebut adalah …..
a. 180 m b. 7,5 m c.1,8 m d. 1,5 m

11. Jumlah luas sisi kubus yang panjang rusuknya 6 cm adalah ...... cm2
a. 36 c. 144
b. 72 d. 216

12. Sebuah garis dengan persamaan 4x - 2y – 6 = 0, gradien garis tersebut adalah ......
a. 2 c. 6
b. 4 d. ⅞
13. Jika luas permukaan suatu kubus 96 cm2 maka panjang rusuk kubus tersebut adalah............
a. 4 cm c. 8 cm
b. 6 cm d. 16 cm

14. Alas sebuah limas berbentuk persegi panjang dengan luas 21 cm2 dan volumenya 84 cm3 tinggi lias tersebut adalah ....
a. 12 cm c. 8 cm
b. 10 cm d. 4 cm

15. Jumlah panjang rusuk kubus yang luas sisinya 96 cm2 adalah.............
a. 24 cm c. 40 cm
b. 36 cm d. 48 cm

16. Volume sebuah kubus yang mempunyai luas permukaan 384 cm2 adalah ................cm3
a. 216 c. 484
b. 256 d. 512

17. Balok yang mempunyai ukuran panjang 16 cm, lebar 8 cm dan tinggi 10 cm mempunyai luas permukaan sebesar..................cm2
a. 1280 c. 736
b. 1025 d. 256

18. Sebuah limas yang alasnya berbentuk persegi mempunyai luas alas 100 cm2 dan tinggi 12 cm. Luas seluruh bidang limas tersebut adalah .....
a. 1200 cm2 c. 360 cm2
b. 400 cm2 d. 260 cm2
19.Banyaknya titik sudut pada prisma segitiga adalah ....
a. 6 buah b. 10 buah c. 8 buah d. 12 buah
20. Banyaknya rusuk alas pada limas segi empat adalah ....
a. 3 buah b. 7 buah c. 4 buah d. 8 buah
21. Diketahui luas permukaan prisma tegak segi empat beraturan 864 cm2 dan tinggi prisma 12 cm. Panjang sisi alas prisma adalah ....

a. 8 cm b. 12 cm c. 10 cm d. 14 cm
22. Suatu prisma alasnya berbentuk segitiga dengan panjang sisi 3 cm, 4 cm,dan 5 cm. Jika tinggi prisma 15 cm,
volume prisma adalah ....
a. 90 cm3 b. 250 cm3 c. 200 cm3 d. 300 cm3

Lembaar Jawaban Komputer


Untuk tahun ajaran 2008/2009 semester genap ini SMP Negeri 2 Kotabaru akan menggunakan LJK pada Ulangan umum semester 2. Hal ini dimaksudkan untuk membiasakan siswa menggunakan Lembar jawaban Komputer. Karena menurut pengalaman bahwa sebagian besar kegagalan kelas 9 pada try out I dan II tidak terlepas dari cara menggunakan LJK yang tidak sempurna yang mangakibatkan lJK siswa tidak terdeksi oleh Komputer.

Senin, 02 Maret 2009

Ujian Nasional 2009


Jadwal Ujian dan SKL
Sekedar informasi, baik untuk Bapak Ibu Guru maupun bagi semua orang tua siswa yang pada tahun ini anaknya duduk di kelas enam, kelas 9, dan kelas 12, artinya putra/putri anda akan menghadapi ujian nasional. Berdasarkan kesepakatan bersama (BSNP, Depdiknas, dan Depag) diputuskan jadwal Ujian Nasional sebagai berikut :

- SMA/MA (20 — 24 April 2009)
- SMP/Mts (27 - 30 April 2009)
- SD/MI (12 — 14 Mei 2009)
- SMK/SMALB (20 — 22 April 2009)
Bapak Ibu bisa download tentang Ujian nasional SD, SMP atau SMA termasuk SKL ujian nasional di dalam kisi-kisi ujian nasional 2008/2009
Silahkan Download:Peraturan Mendiknas nomor 82 tahun 2008
Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) Untuk Sekolah Dasar /Madrasah Ibtidaiyah/Sekolah Dasar Luar Biasa (SD/MI/SDLB) Tahun Pelajaran 2008/2009Peraturan Mendiknas nomor 78 tahun 2008 Ujian Nasional Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah/Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMP/MTS/SMPLB), Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tahun Pelajaran 2008/2009 Peraturan Mendiknas nomor 77 tahun 2008
Ujian Nasional Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA) Tahun Pelajaran 2008/2009
POS UN 2009 ( Prosedur Operasional Standar ) Ujian Nasional 2009
silahkan di download: SD/MI/SDLB POS UN 2009 SMP/MTs/SMPLB/SMALB/SMKPOS UN 2009 SMA/MA



Mudah-mudahan informasi ini bermanfaat.